Category Archives: featured

CARA APLIKASI BEBAS VISA JEPANG DI KONSULAT JENDERAL JEPANG SURABAYA

CARA APLIKASI BEBAS VISA JEPANG DI KONSULAT JENDERAL JEPANG SURABAYA

Udah pada tau belum kalau mulai Desember 2014, warga negara Indonesia dibebaskan visa untuk ke Jepang. What a good timing! Pas banget walaupun udah nggak tinggal dan kerja di Jepang masih bisa balik untuk main atau jalan-jalan seenak jidat tanpa harus pusing ngurusin visa. Eits tapi bebas bisa ini hanya untuk kunjungan singkat ya, nggak berlaku untuk yang mau kerja atau tinggal lebih dari 15 hari di Jepang.

Siapa yang bisa daftar:

Warga Negara Indonesia pemegang IC passport/e-paspor (paspor dengan logo chip di bagian sampul depan) sesuai standar ICAO (International Civil Aviation Organization), melakukan registrasi e-paspor di Kantor Perwakilan Negara Jepang (Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal Jepang/Kantor Konsulat Jepang) di Indonesia sebelum keberangkatan. Karena KTP saya KTP Madiun, jadi wilayah teritori konjen Jepang di Surabaya. Jadi saya cuma bisa apply di Konjen Surabaya. Sebelum daftar pastikan dulu KTP anda masuk teritori kedutaan Besar Jepang di Jakarta atau Konjen Jepang di Surabaya.

Ketentuan bebas visa:

Tujuan Perjalanan    :           kunjungan singkat (wisata, bisnis, kunjungan keluarga, kunjungan teman, atau kunjungan singkat lainnya)

Durasi masa tinggal  :           15 hari

Masa berlaku            :           3 tahun atau sampai batas akhir berlaku paspor (bila masa berlaku paspor kurang dari 3 tahun. Mengikuti masa berlaku terpendek.)

Biaya                           :           gratis

Proses Registrasi       :           2 hari kerja (hasil proses diserahkan hari berikutnya)

Cara Registrasi:

(1)                 Pemohon atau perwakilan pemohon membawa e-paspor dan formulir aplikasi (formulir terlampir: PDF atau DOC) ke Kantor Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat di Indonesia untuk diregistrasi.

(2)                 Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat akan menerima berkas permohonan, melakukan proses registrasi, menempelkan sticker bebas VISA, dan menyerahkannya pada pemohon kembali.

(3)                 Yang bersangkutan dapat melakukan perjalanan ke Jepang untuk durasi tinggal maksimal 15 hari, berkali-kali hingga masa berlaku sticker tersebut habis, tanpa perlu melakukan registrasi lagi di tiap kali perjalanan.

(4)                 Bagi pemohon Bebas VISA yang tidak dikabulkan permohonannya, harus melakukan permohonan VISA seperti biasa.

Pengalaman daftar aplikasi bebas visa Jepang di Konjen Jepang di Surabaya

Prosesnya super gampang dan nggak pakai bertele-tele. E paspor sya yang baru jadi saya bawa ke konjen disertai dengan formulir pendaftaran. Pendaftaran bebas visa ini nggak perlu appointment. Jadi tinggal dating dan bawa persyaratan dokumen lalu serahin ke petugas konjen. Walaupun nggak pakai appointment harap diperhatikan kalau aplikasi hanya diterima konjen Jepang di Surabaya dari jam buka 08:15 sampai sebelum istirahat siang (kalau nggak salah jam 11:00. Jadi Jangan sampai kesiangan juga. Saya tinggal di Madiun jadi dibela belain berngkat naik kereta subuh biar bisa sampai konjen Jepang di Surbaya yang terletak di Jalan Sumatra (daerah Gubeng). Kenapa naik kereta? Karena stasiun kereta Gubeng itu satu daerah dengan Konjen Jepang. Kalau naik bus repot. Terminal bus Waru tuh lumayan jauh dari Gubeng. Kalau nggak macet butuh waktu 30 menit dari Waru ke Gubeng.

Saya sampai Surabaya jam 7:45 an. Langsung naik taksi ke Konjen Jepang dan sampai sana jam 08:00. Karena Konjen baru buka jam 08:15 saya tunggu di luar gerbang sampai boleh masuk. Walaupun pas apply itu hari Senin, konjennya sepi banget. Cuma ada 3 orang an yang antri. Saya juga akhirnya dapet nomor urut 1. Nggak sampai 5 menit dari ambil nomor udah dipanggil, saya kasih dokumen lalu beres. Madiun – Surabaya butuh waktu 3 jam tapi urusan di konjen-nya selesai dalam waktu 5 menit. Sebelum pergi saya dibilangin untuk balik keesokan harinya untuk ambil paspor yang sudah ter-registrasi.

Hari berikutnya saya berangkat ke Surabaya lagi untuk ambil paspor. Pengambilan paspor juga ada waktunya. Setalah makan siang (kalau nggak salah dari jam 13:30 sampai jam 15:00). Karena saya dating kecepetan akhirnya saya tunggu sampai jam makan siang selesai di café pojokan di sekitar jalan Sumatra. Pas udah jam buka konjen saya daftarin diri lagi ke sekuriti. Kali ini konjen nya lebih sepi dari kemaren. Setelah daftarin diri, masuk ke dalam dan ambil no antri saya duduk di ruang tunggu. Nggak sampai 5 menit dipanggil dan langsung dapet paspor yang udah ter-registrasi. Saya tanda tangan tanda terima terus cabut. Cepet abis, nggak pakai lama.

Buat yang mau daftar, tenang aja. Prosesnya gampang, simple dan cepet.

Good luck registrating guys!

Informasi tambahan:

Stasiun Gubeng – Konjen Jepang di Surabaya

  • Taksi

Kalau naik taksi argo atau taksi gelap stasiun mereka minimal minta 25,000 rupiah. Kalau naik kendaraan paling sampai kurang dari 10 menit.

  • Ojek

Hmmmm pas nawar mereka minta 25,000 rupiah but I didn’t even bother karena taksi aja mau 25,000 rupiah. Coba tawar lagi aja.

  • Jalan kaki

Kalau nggak males jalan kaki, mendingan jalan deh. Jalan kai dari stasiun sampai ke konjen Jepang makan waktu sekitar 20 menitan.

Tempat tunggu:

Stasiun Gubeng lumayan rame dan ngga bisa buat nunggu secara nyaman.

Di sekitar konjen Jepang juga isinya cuma rumah-rumah jadi susah juga sih. Kalau mau jalan sedikit, di ujung jalan Sumatra (agak jauh dari Konjen Jepang) ada beberapa café yang bisa buat tempat tunggu sembari kerja atau nyantai.

Aplikasi E Paspor di Imigrasi Surabaya

Aplikasi E Paspor di Imigrasi Surabaya

Berhubung paspor saya masa berlakunya akan segera habis, baru-baru ini saya apply paspor baru ke kantor imigrasi. Setelah cari tahu sana-sini saya putuskan untuk apply e-paspor.

Apa itu e-paspor

E-paspor atau paspor elektronik adalah paspor yang memiliki chip yang dapat dibaca auto gate sebagian bandara sehingga kita nggak usah antri lagi di loket.

Keuntungan e-paspor

  • Pemengang e-paspor bisa pakai fasilitas auto-gate di beberapa bandara
  • Mulai Desember 2014, pemerintah Jepang membebaskan peraturan turis visa untuk warga Negara Indonesia dengan catatan, paspor yang dimiliki adalah e-paspor (bukan paspor biasa). Peraturan bebas visa turis ini bisa dinikmati oleh pemegang e-paspor yang sudah mendaftarkan paspornya ke kedutaan/ konsulat Jepang sebelum keberangkatan ke Jepang.

Prosedur aplikasi

Prosedur aplikasi bisa dilihat langsund di link Dirjen imigrasi di bawah ini:

http://www.imigrasi.go.id/index.php/en/layanan-publik/paspor-biasa#prosedur

Sebenernya, yang mau saya ceritain di blog kali ini adalah pengalaman saya pribadi apply e-paspor di kantor imigrasi kelas 1 Waru Surabaya. Alasan saya pilih apply e paspor adalah untuk dapet bebas visa ke Jepang. Apply e-paspor untuk saya yang tinggal di Madiun emang rada repot karena sampai saat ini hanya kantor imigrasi tertentu yang bisa mengeluarkan e paspor. Kalau untuk Madiun yang paling deket adalah kantor imigrasi kelas 1Waru (Surabaya). Mau nggak mau harus ke Surabaya deh. Seperti di link yang saya attached diatas, aplikasi e paspor bisa dilakukan online. Saya pun akhirnya beresin semua masalah administrasi (pembayaran dan lain-lain) sebelum berangkat ke Surabaya. Prosesnya cepet dan nggak ribet. Tinggal transfer duit lewat bank BNI beres deh.

Pada hari H saya berangkat ke Surabaya subuh-subuh biar nggak terlalu siang sampai ke kantor imigrasi. Apalagi kemaren pas hari Senin. Saya sampai kantor imigrasi sekitar jam 9 pagi. Ternyata jam 9 pagi udah penuh orang. Mana tempat pelayanan kantor imigrasi sedang di renovasi. Jadi makin ribet suasana ruang pelayanannya. Setau saya di dalam ruang pelayanan ada dua antrian. Antrian untuk pendaftar yang belum registrasi online dan pendaftar yang sudah regsitrasi dan melakukan pembayaran online. Jadi begitu sampai saya langsung ambil nomor dan tunggu sampai dipanggil. Kata orang-orang walaupun udah daftar online kalau orangnya lagi banyak bisa bisa nunggu seharian sampai dipanggil. Karena kemaren emang suasanya sangat ruwet, udah pasrah aja deh nunggu seharian. Surprise…surprise.. ternyata nggak sampai 1 jam nungguin saya udah dipanggil untuk cek dokumen (walaupun orangnya banyak banget). Pas dipanggil saya serahkan dokumen persyaratan lalu kembali duduk sampai tunggu giliran dipanggil lagi untuk wawancara singkat dan pengambilan foto. Ngga lama kemudian saya udah dipanggil lagi. Lumayan cepet dan teratur. Mungkin yang bikin ruwet kantornya lagi di renovasi kali ya. Pelayanannya sendiri udah lumayan kok. Cuma mesin tiket antriannya aja kadang kadang lemot. Masa nomor yang tertera di layar sama yang dipanggil kadang kadang nggak singkron. Jadi kita-kita yang apply ini tiap kali denger ada nomor yang dipanggil tapi nggak singkron sama display nomornya jadi kebingungan.

Kalau dihitung hitung, saya ngabisin waku sekitar 2 jam di kantor imigrasi. Well berhubung orangnya banyak bisa dimengerti lah. Sekitar jam 11 saya udah cabut dari kantor imigrasi dan dibilangin kalau paspornya akan jadi 5 hari kemudian.

Karena kemaren lama di Jepang, saya sempet pesimis soal efisiensi institusi pemerintah. Emang ngga ada yang sempurna, cuma pengalaman apply e paspor di kantor imigrasi kelas 1 Waru Surabaya cukup efisien dan cepet. Semoga renovasinya cepet selesai jadi bisa melayani masyarakat lebih efisien dan para petugas nya pun nggak stress dengan kantor yang selalu penuh orang.